Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Sebelum Upgrade RAM Laptop

  • Whatsapp
Tips sebelum ganti RAM

Random Access Memory atau yang akrab disebut dengan RAM adalah sebuah komponen atau organ vital pada laptop atau PC. RAM sendiri memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan sementara dari aplikasi yang sedang dijalankan. Dengan kata lain, semakin banyak tugas atau aplikasi yang dijalankan oleh laptop semakin besar pula space RAM yang dibutuhkan.

RAM pada laptop berbeda dengan RAM yang dipakai oleh smartphone. RAM laptop bisa diupgrade sesuai dengan kebutuhan. Meskipun juga ada beberapa laptop yang RAMnya tidak bisa diupgrade. Kebanyakan adalah laptop entry level atau laptop yang berukuran kecil (notebook/netbook).

Read More

Namun meskipun hampir semua laptop bisa ditingkatkan kapasitas RAMnya, kita harus hati-hati dalam melakukan upgrade. Jangan sampai niat meningkatkan performa laptop menjadi sia-sia karena ketidak tahuan kita.   Ketika ingin meng-upgrade RAM laptop, ada beberapa pertimbangan yang harus diketahui. Apa sajakah itu? Langsung saja berikut rangkuman,  

Tips Sebelum Upgrade RAM Laptop

1. Sesuaikan Dengan Kebutuhan dan Budget

Hal utama yang harus menjadi pertimbangan saat akan upgrade RAM laptop adalah untuk apakah anda melakukan upgrade? Jangan hanya karena laptop lemot karena usia, menjadikan anda berkeinginan untuk menambah ukuran RAM.   

Penggantian atau penambahan RAM tidak begitu berpengaruh pada kecepatan laptop jika hanya digunakan untuk komputasi biasa seperti mengetik di Ms Office atau sekedar browsing google. Jika masalah anda hanya itu, maka solusi yang tepat adalah dengan mengganti hard disk anda dengan SSD.   

Baca Juga :  Apa Itu Spam dan Apa Tujuannya? Pahami Cara Menghindari Spam

Upgrade RAM menjadi perlu anda lakukan jika memang laptop anda menjadi lambat ketika mengerjakan tugas berat. Seperti editing video atau bermain game online yang memerlukan RAM besar.  

Selain itu anda juga harus memperhatikan budget atau biaya yang anda punya. Jika memang budget pas-pasan, sebaiknya upgrade sesuai spesifikasi aplikasi yang anda pakai. Misal anda upgrade untuk editing video maka upgrade RAM menjadi 8GB saja sudah cukup. Namun jika ada budget lebih, tidak ada salahnya melebihkan kapasitas guna melakukan multitasking program lain.  

2. Perhatikan Tipe dan Spesifikasi RAM

Dari segi penggunanya RAM ada 2 jenis, yaitu Small Outline Dual Inline Memory Module (SODIMM) yang digunakan pada laptop, dan Dual Inline Memory Module (DIMM) yang dipakai pada PC. Selain itu dibagi lagi dalam beberapa tipe diantaranya DDR1, DDR2, DDR3 dan DDR4.  

Hal lain yang harus diperhatikan adalah spesifikasi dari RAM. Mulai dari tegangan yang dibutuhkan dan juga frekuensi yang dipakai. Misanya laptop anda memakai RAM PC3 12800/1600MHz, maka juga harus memakai RAM yang sama atau identik.  

Jangan sampai anda asal beli RAM DDR3 tetapi tidak memperhatikan frekuensi dan spesifikasi lainnya. Yang ada RAM tidak bisa dipakai atau malah membuat laptop menjadi rusak.  

3. Sistem Operasi Yang Dipakai

Hal yang harus diperhatikan sebelum upgrade ram selanjutnya adalah Operating System atau OS. Jika anda akan meningkatkan kapasitas RAM anda lebih dari 4GB, maka anda jangan menggunakan OS 32-bit. Karena sistem operasi hanya suport RAM maksimal 4GB.   

Baca Juga :  Lupa Nomor Mifi Smartfren? Cara Mengetahui Nomor Smartfren pada Mifi

Kalaupun anda tetep memasang RAM 8GB atau 16GB pada sistem operasi 32-bit, laptop masih bisa dipakai seperti biasa namun memori yang bisa dipakai hanya 4GB. Mungkin jika anda mengecek RAM dengan “dxdiag” memori akan terbaca sepenuhnya. Tetapi jika dilihat dari “Task Manager”, kapasitas maksimal yang bisa dipakai tetap saja 4GB.  

Solusi satu-satunya adalah mengganti OS menjadi 64-bit. Misal jika anda memakai OS windows 10 64-bit, RAM maksimal yang bisa dipasang adalah 128GB.  

4. Spesifikasi Laptop 

Selanjutnya yang juga harus diperhatikan adalah spesifikasi laptop yang kita miliki. Biasanya tiap-tiap tipe laptop memiliki batas maksimum RAM yang bisa dipasang. Seperti laptop yang saya pakai misalnya, hanya mendukung maksimal RAM 16GB.   

Meskipun kita menggunakan OS 64-bit sekalipun maksimal memori yang bisa dipakai tetap 16GB. Batas maksimum RAM bisa kita lihat di manual book atau disitus resmi produsen laptop tersebut.     

5. Bertanya Kepada Spesialis atau Ahli

Jika anda merasa ragu untuk upgrade RAM sendiri, anda bisa membawa laptop ke tempat service komputer atau pusat komputer. Dengan demikian anda bisa tenang karena jika terjadi sesuatu pada laptop anda, itu menjadi tanggung jawab tukang service.   

Kekurangan jika anda upgrade di tempat service adalah biasanya biayanya lebih mahal jika dibanding pasang sendiri. Karena sebenarnya upgrade RAM laptop itu sangat mudah. Apalagi laptop anda memiliki penutup belakang khusus RAM. Pasang RAM seperti pasang sim card pada smartphone, tinggal copot dan pasang.    

Baca Juga :  Mendatangkan Pengunjung Blog dengan Sosial Media

Selain 5 Hal diatas, ada beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan saat akan upgrade RAM, antara lain,  

1. Bisakah Upgrade RAM Beda Merk?

Jawabannya BISA. terserah mau menggunakan merk apa saja. Yang terpenting spesifikasi RAM harus sama. Misal RAM anda adalah PC3-12800/1600MHz maka anda juga harus memakai RAM dengan spesifikasi yang sama. Bahkan pada RAM dual channel sekalipun bisa menggunakan RAM beda merk.  

2. RAM Dual Channel Beda Kapasitas / Ukuran?

Dalam kasus seperti inipun masih bisa. Misalnya laptop anda memiliki RAM bawaan 2x2GB dan ingin mengganti salah satu dengan kapasitas 8GB sehingga total menjadi 10GB. Seperti inipun laptop masih bisa digunakan seperti biasa. Bahkan laptop saya sendiripun juga seperti itu.  

3. RAM DDR3 Diganti DDR3L?

Hal seperti inipun bisa dilakukan. Laptop saya sendiri awalnya juga 2x2GB dengan tipe yang berbeda. Satu merk SK Hynix DDR3L dan satunya merk Buffalo DDR3 biasa. Laptop sayapun masih bisa dipakai seperti biasa. Padahal standar RAM bawaan pabrik seharusnya DDR3 1.5v semua. Info lengkap mengenai Perbedaan DDR3 dan DDR3L bisa anda lihat diartikel saya sebelumnya.  

Tapi perlu diingat meskipun bisa dipasang berbeda-beda seperti itu, sebaiknya diusahakan dengan RAM yang sama persis. Karena dalam beberapa kasus ada yang tidak kompatibel dengan laptop, meskipun hal ini jarang terjadi. Semua kembali kepada karakteristik laptop masing-masing.  

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *